Eksplorasi Budaya Kecamatan Nagawutung : Ritual Adat “Sika Sed Angi Kferok”

Rilis dari Thomas Krispianus Swalar

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM-Ritual Adat Suku Deona Desa Labalimut Kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata sungguh menarik dengan ritual yang khas tradisi masyarakat adat, “Sika Sed, Angi Kferok (seremoni mengindari penyakit/Musibah). Eksplorasi Budaya ini bernuansa “Sare Dame” ini pula juga telah gencar dilaksanakan di beberapa kecamatan, di Kabupaten Lembata, Provinsi NTT.

Eksplorasi Budaya merupakan program Bupati Lembata dengan maksud untuk menggali potensi Budaya yang dimiliki oleh setiap daerah yang berada di Kabupaten Lembata.

Program Bupati Lembata ini adalah suatu keprihatinan terhadap generasi muda Lembata yang saat ini sudah terbawa arus modernisasi. Kita perlu kembali ke alam, alam adalah rumah bagi kita.

Oleh karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Lembata melihat ini sebagai suatu keharusan agar generasi penerus bangsa terutama generasi muda Lembata, Mengetahui, mencintai warisan budaya  leluhur  agar warisan budaya ini tidak hilang termakan oleh peradaban. Program pemerintah Kabupaten Lembata ini mendapat sambutan hangat dari setiap Kecamatan yang berada di Kabupaten Lembata.( Nubatukan, Lebatukan,OkeApe,Ile Ape Timur,Buyasuri, Omesuri,Atadei, Nagawutung dan Wulandoni).

Generasi muda Lembata perlu melihat hal ini sebagai sesuatu yang sangat penting dalam perjalanan kehidupan masyarakat Lembata. Kita menyambut baik program pemerintah ini, sehingga proses pewarisan budaya dari generasi ke generasi tidak hilang termakan zaman.

Sika Sed, Angi Kferok

Ritual Sika Sed,Angi Kferok adalah ritual yang dilakukan untuk mengusir segala macam penyakit yang mungkin saja menimpa manusia, binatang maupun tumbuhan. Selain segala macam penyakit,SikaSed,Angi Kferok menjadi ritual yang tak lekang oleh waktu.

Ritual Sika Sed, Angi Kferok,biasanya dilaksanakan di fetak atau pondok milik Suku Deona ( Demongona) yang berada di Desa Labalimut, Kecamatan Nagawutung, Kabupaten Lembata. Eksplorasi Budaya untuk kecamatan Nagawutung Kabupaten Lembata berpusat di Desa Labalimut- Boto, Rabu,23/2/2022.

Dalam prosesi memasuki Desa Labalimut, Bupati Lembata, Thomas Ol bersama Ibu di sambut semua masyarakat adat kecamatan Nagawutung di gapura penjemputan. Diawali dengan sapaan adat tokoh masyarakat Labalimut dan proses selanjutnya adalah Bupati bersama Ibu melewati pintu masuk Desa, ( ini suatu hal yang diyakini bahwa tidak ada lagi perbedaan antara Pakai dan demo)

Setelah melewati pintu masuk, Bupati Lembata dan Ibu di suguhkan Kleruk Malo ( Siri Pinang), Kole tebako ( Koli dan tembakau), tuak dan manuk preket ( tuak dan ayam bakar), setelah itu rombongan di arak dengan tarian dari Labalimut menuju tempat ritual.

Setelah ritual dijalankan oleh para tua adat suku Deona acara selanjutnya di Lanjutkan dengan berbagai tari daerah yang sudah di siapkan dari berbagai desa di Kecamatan Nagawutung. (*/WN-01)

Nara Sumber: Bapak Frans Pati Deona

Exit mobile version