• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, Maret 6, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Uncategorized

Kampung Tertinggal Riangkoli, Ada di Desa Baya, Kecamatan Adonara Tengah

by WartaNusantara
Desember 24, 2020
in Uncategorized
1
Kampung Tertinggal Riangkoli, Ada di Desa Baya, Kecamatan Adonara Tengah
0
SHARES
258
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

FLORES TIMUR : WARTA-NUSANTARA.COM-Riangkoli merupakan salah satu kampung tertinggal yang ada di Desa Baya, Kecamatan Adonara Tengah, Kabupaten Flores Timur yang terletak 1 kilo meter dari pusat Desa. Untuk jalur transportasi ke pasar dan juga melintasi wilayah itu untuk keperluan lain yang harus di penuhi apabila masyrakatnya harus ke kota untuk mengurusnya sangat sulit karena akses jalan yang dilalui sangat hancur dan harus membutuhkan waktu yang sangat lama.

Berdasarkan pantauan Wartawan Warta Nusantara, dari kampung tersebut, perjalanan masih harus memakan waktu sekitar satu jam untuk tiba di desa tetangga yang mana jalur transportasinya sudah di aspal. Bebatuan terjal, jalan menanjak dengan kemiringan mencapai 45 derajat jadi tantangan tersendiri untuk mencapai kampung Riangkoli.

Kampung ini berada di antara perbukitan dan lembah di hutan lindung. Perlu kembali masuk sekitar 1,5 km setelah melewati desa tetangga yang mana jalannya sudah diaspal tersebut, untuk tiba di kampung yang mayoritas petani tersebut.

Jalan yang berstuktur tanah bercampur batu itu sangat sulit dilalui kendaraan ketika hujan tiba. Ditambah tanjakan dengan kemiringan sekitar 45 hingga 60 derajat membuat jalan menuju kampung tersebut sulit dilalui kendaraan umum.
Setelah perjalanan sekitar 1.5 jam yang membuat perut ‘diayun-ayun’ gelombang jalan. Perjalanan pun tiba di kampung ini yang mana belum juga memiliki Listrik dan hanya bermodalkan tenaga surya untuk dijadikan sebagai penerangan di malam hari.

Di kampung Riangkoli ini , memiliki hasil komoditi yang sangat beragam. Seperti, Kelapa, kakao, mente, kopi, kemiri, vanili, dan juga buah-buahan yang dapat ditukar dengan hasil para nelayan di pasar.

RelatedPosts

Hari Kesaktian Pancasila 2025 : Momentum Untuk Berefleksi dan Menegakkan Nilai Luhur Bangsa Indonesia

Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-Cita Luhur dan Realitas yang Menantang

LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

Load More

Namun, akses jalan menuju pasar yang sulit membuat masyarakat di kampung ini sangat kewalahan untuk menjual hasil mereka tersebut. **(WN-PP-01).**

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Hari Kesaktian Pancasila 2025 : Momentum Untuk Berefleksi dan Menegakkan Nilai Luhur Bangsa Indonesia
Uncategorized

Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-Cita Luhur dan Realitas yang Menantang

Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-Cita Luhur dan Realitas yang Menantang  Oleh : Domitius Pau, S.Sos., M.A Dosen Program Studi Pembangunan...

Read more
LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan Dapur MBG SPPG di Lembata Tidak Capai Target

PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan Dapur MBG SPPG di Lembata Tidak Capai Target

Bantuan Pakaian Bagi Korban Erupsi Lewotobi Disalurkan di Flores Timur

Polres Sikka Tetapkan FRG Tersangka Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur, Korban dianiaya Hingga Meninggal

CERITA LAIN TENTANG KANG DEDI MULYADI (KDM) DI MAUMERE — VERSI YANG BIKIN MERINDING

Yohanes Leonardo Dara : Rapat 25 Februari Jangan Jadi Panggung Formalitas

Yohanes Leonardo Dara : Rapat 25 Februari Jangan Jadi Panggung Formalitas

Load More
Next Post
Firman Itu Telah Menjadi Manusia  dan Diam di Antara Kita

Firman Itu Telah Menjadi Manusia dan Diam di Antara Kita

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In