Mahasiswa Unwira Kupang KKN di Tapal Batas RI-RDTL

Mahasiswa KKN GENTASKIN Rawat Bua Mese di Tapal Batas RI–Republik Demokratik Timor Leste

Tulakadi Belu, Sabtu, 18 Juli 2026

TIMOR : WARTA-NUSANTARA.COM—  Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) GENTASKIN Batch II Tahun 2026 yang ditempatkan di Desa Tulakadi, Kecamatan Tasifeto Timur, Kabupaten Belu, menggelar kerja bakti membersihkan dan melestarikan Mata Air Bua Mese, Jumat (17/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi antara mahasiswa KKN GENTASKIN dan Pemerintah Desa Tulakadi dalam upaya menjaga keberlanjutan sumber air yang menjadi kebutuhan penting masyarakat setempat.

Kerja bakti ini melibatkan berbagai unsur masyarakat, antara lain Kepala Desa Tulakadi Ferdinandus Mones Bili, Sekretaris Desa Alosius P. Manek Besin beserta jajaran pemerintah desa, personel Pos Salore Republik Indonesia (RI)–Republik Demokratik Timor Leste (RDTL), para kepala dusun, tokoh masyarakat, mahasiswa KKN GENTASKIN, serta warga Desa Tulakadi.

Personel Pos Salore yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut yakni Kopda Sudidik, Pratu Chaerul Soleh, dan Pratu Zulfikar Simarmata. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menjaga aset lingkungan yang memiliki nilai strategis bagi masyarakat perbatasan.

Mahasiswa peserta KKN GENTASKIN yang terlibat berasal dari tujuh perguruan tinggi di wilayah Timor, antara lain Universitas Katolik Widya Mandira Kupang, STIKOM Uyelindo, Universitas Aryasatya Deo Muri, STKIP Sinar Pancasila Betun, Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu, Universitas Citra Bangsa, dan Universitas Nusa Cendana. Mereka didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Isabel De Fatima Gudino, S.ST., M.K.M., dari Program Studi Kebidanan Akademi Kebidanan Santa Elisabeth Kefamenanu.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta membersihkan semak-semak, ranting dan kayu kering, daun-daun yang menumpuk, serta berbagai jenis sampah di sekitar area mata air. Dengan kerja sama yang baik, lingkungan sekitar Mata Air Bua Mese berhasil ditata kembali sehingga tampak lebih bersih, rapi, dan nyaman.

 

Kepala Desa Tulakadi, Ferdinandus Mones Bili, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, aparat TNI di wilayah perbatasan, mahasiswa, dan masyarakat merupakan contoh nyata kolaborasi dalam menjaga fasilitas umum yang sangat penting bagi kehidupan warga.

“Kerja sama seperti ini sangat kami harapkan karena Mata Air Bua Mese merupakan sumber kehidupan masyarakat. Menjaga kebersihan dan kelestariannya adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Mahasiswa KKN GENTASKIN berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya di sekitar sumber-sumber air. Dengan lingkungan yang terawat, keberadaan mata air dapat terus terjaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang.

KKN GENTASKIN merupakan program KKN kolaboratif yang difasilitasi LLDIKTI Wilayah XV dan melibatkan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur. Tim yang ditempatkan di Desa Tulakadi mulai melaksanakan pengabdian sejak 9 Juli 2026 dan akan bertugas hingga 31 Agustus 2026

*** (Melkianus Baok; Mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan teknologi, Universitas Katolik Widya Mandira Kupang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *