Memupuk Kebersamaan : Kementerian Agama dan Kementerian Haji dan Umrah Lembata Silaturahmi di Pantai Hadakewa
LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM– Dalam rangka mempererat tali silaturahmi dan memupuk kebersamaan, Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menggelar acara silaturahmi yang penuh makna. Kegiatan ini dilaksanakan di Pantai Wisata Hadakewa pada tanggal 18 April 2026, dihadiri oleh para pegawai dari kedua kementerian, termasuk Kepala Tata Usaha, pejabat fungsional, dan struktural beserta keluarga.




Acara silaturahmi ini bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan sebuah momen untuk merajut kembali keakraban, terutama bagi pegawai yang sebelumnya pernah berada di bawah satu atap di bawah naungan Kementerian Agama.
Jamaludin Malik, S.Ag., Kakan Kemenag Lembata, dalam sambutannya menyatakan bahwa momen Idul Fitri, Syawal, dan Paskah memiliki makna spiritual yang serupa, yaitu kesucian, pengorbanan, harapan, dan memutar kebaikan. Ia menekankan bahwa silaturahmi adalah sarana untuk memulai dan memelihara kebaikan serta memperkuat hubungan antarpegawai.




Senada dengan itu, Sadikin Arkian, S.Ag., dari Kementerian Haji dan Umrah, menegaskan pentingnya pertemuan ini. Meskipun bukan kebetulan, acara ini telah dirancang untuk membahas berbagai kegiatan dan memperkuat sinergi antara kedua kementerian. Ia juga menggarisbawahi pentingnya menjaga silaturahmi agar tidak terputus, meskipun perpisahan adalah hal yang pasti terjadi. “Penting adanya nasabahama, yaitu silaturahmi tidak berhenti di sini saja,” ujarnya.
Salah seorang staf yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan bahwa acara ini menjadi titik awal untuk menumbuhkan kebiasaan-kebiasaan positif di lingkungan kerja. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan demi kebaikan bersama.




Di akhir acara, kedua pimpinan kementerian menyampaikan permohonan maaf dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia serta penyelenggara atas kerja keras mereka dalam menyukseskan acara. Pemandu acara mengingatkan kembali poin-poin penting yang menjadi “oleh-oleh” dari silaturahmi ini, yaitu pentingnya memupuk kebaikan agar yang tertinggal adalah kenangan positif. Hubungan, seperti benda yang terpapar cuaca, dapat terkikis jika tidak dipelihara. Namun, dengan pemeliharaan kebersamaan, kebaikan dan keakraban akan terus tumbuh dan memberikan kesan positif bagi masa depan.



Doa bersama mengakhiri rangkaian acara silaturahmi yang diselenggarakan di lokasi yang strategis, di mana kedua kementerian yang berdekatan ini menunjukkan sinergi yang kuat.
#RAM












