• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak
Jumat, Maret 6, 2026
No Result
View All Result
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Home
  • National
  • Internasional
  • Polkam
  • Hukrim
  • News
  • Pendidikan
  • Olahraga
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Home Uncategorized

MKP Lepas Tanggungjawab, Beras Petani 200 Ton Tak Kunjung Dibayar, BUMD Merauke ‘Dikejar’

by WartaNusantara
Agustus 4, 2021
in Uncategorized
0
MKP Lepas Tanggungjawab, Beras Petani 200 Ton Tak Kunjung Dibayar, BUMD Merauke ‘Dikejar’
0
SHARES
363
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MERAUKE, WARTA NUSANTARA-  Mitra Kerja Petani (MKP) dibawah koordinatornya, Ocang  terkesan melepas tanggungjawab terhadap pembelian beras dari petani di sejumlah distrik di Kabupaten Merauke sebanyak 200 ton yang hingga sekarang tak kunjung diselesaikan denga nominal sebanyak Rp  1 milyar lebih.

Oleh karena tak ada kejelasan pembayaran sampai sekarang, padahal beras sudah dikirim ke Jawa Timur sejak tahun 2020 silam, sehingga beberapa petani termasuk mitra terus ‘mengejar’ Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Direktur BUMD Kabupaten Merauke, Vincentius Gebze kepada sejumlah wartawan saat jumpa pers di kantornya, Rabu (4/8/2021) didampingi Manager Keuangan, Siprianus Muda serta Ketua Aliansi Petani Merauke, Bino dan beberapa petani menjelaskan, sesungguhnya yang membeli beras petani 200 ton adalah MKP.

“Memang dalam pertemuan di Semangga, kami juga hadir bersama MKP serta sejumlah petani. Kenapa kami hadir, karena pihak MKP mengaku tak mempunyai link atau jaringan  masuk untuk pengangkutan beras melalui tol laut ke Surabaya,” katanya.

Olehnya, BUMD membantu pengurusan pengiriman 200 ton beras melalui tol laut, sekaligus membayar biaya transportasi. Sedangkan pembayaran  beras ke petani menjadi  kewenangan MKP.

RelatedPosts

Hari Kesaktian Pancasila 2025 : Momentum Untuk Berefleksi dan Menegakkan Nilai Luhur Bangsa Indonesia

Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-Cita Luhur dan Realitas yang Menantang

LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

Load More

Setelah urusan beres, beras dimaksud dimasukkan dalam 10 kontainer sekaligus dibawa ke Surabaya. Saat disana, ada PT Agape hendak membelinya. Namun sayang, hanya dua container diambil, sedangkan delapan container  lain sebannyak 150 ton  tidak.

“Kami berusaha melakukan komunikasi bersama MKP, namun tak ada jawaban. Karena dari PT Agape meminta agar 8 kontainer beras dalam gudangnya, segera dikeluarkan. Dari situ, saya menugaskan Siprianus Muda ke Surabaya melakukan pengecekan lebih lanjut,” katanya.

Manager Keuangan dan Aset BUMD Kabupaten Merauke, Sipranus Muda mengakui juga kalau pembelian beras dilakukan MKP, namun pembayaran belum diselesaikan hingga sekarang.

“Betul saya ke Surabaya melakukan pengecekan dan ternyata hanya dua kontainer berisi beras diambil, sementara 8 kontainer lain belum. Meski tak diambil semua oleh PT Agape, tetapi 8 kontainer tersebut dibeli satuan kerja kesatuan prajurit (SKKP),” ujarnya.

Jumlah 8 kotainer tersebut, menurutnya, berisi 150 ton beras. “Saya sempat ke Sragen bertemu Wahidin  melakukan pengecekan  beras dan ternyata sudah diangkut  ke SKKP di Jakarta,” ujarnya.

Untuk memastikan lagi, jelas dia, pihaknya berangkat ke Jakarta sekaligus mencari alamat SKKP dan berhasil mendapatkan. Ternyata benar di gudang tersebut, terdapat beras Merauke sebanyak 150 ton yang sedang diolah atau dikemas lagi.

Setelah mengetahui beras Merauke telah diambil, beberapa minggu kemudian, pimpinan SKKP,  Brigjen Pol Drs. Hilman Thayib mengeluarkan surat dan menyampaikan  pembayaran beras 150 ton, akan diselesaikan pada 26 April 2021.

Setelah menunggu tak ada kepastian, pihaknya menghubungi lagi salah satu karyawan atas nama Hery Gunawan untuk mendapatkan kepastian. Lalu disampaikan menunggu pecairan anggaran dari Kementerian Pertahanan RI. (WN-kobun)

WartaNusantara

WartaNusantara

Related Posts

Hari Kesaktian Pancasila 2025 : Momentum Untuk Berefleksi dan Menegakkan Nilai Luhur Bangsa Indonesia
Uncategorized

Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-Cita Luhur dan Realitas yang Menantang

Makan Bergizi Gratis: Antara Cita-Cita Luhur dan Realitas yang Menantang  Oleh : Domitius Pau, S.Sos., M.A Dosen Program Studi Pembangunan...

Read more
LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

LBH Surya NTT Perwakilan Lembata Gelar Rapat Bahas Program Bantuan Hukum Bagi Masyarakat 

PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan Dapur MBG SPPG di Lembata Tidak Capai Target

PT Krakatau Steel Percepat Pembangunan Dapur MBG SPPG di Lembata Tidak Capai Target

Bantuan Pakaian Bagi Korban Erupsi Lewotobi Disalurkan di Flores Timur

Polres Sikka Tetapkan FRG Tersangka Kasus Persetubuhan Anak Dibawah Umur, Korban dianiaya Hingga Meninggal

CERITA LAIN TENTANG KANG DEDI MULYADI (KDM) DI MAUMERE — VERSI YANG BIKIN MERINDING

Yohanes Leonardo Dara : Rapat 25 Februari Jangan Jadi Panggung Formalitas

Yohanes Leonardo Dara : Rapat 25 Februari Jangan Jadi Panggung Formalitas

Load More
Next Post
PLT Bupati Lembata Sambut Aspirasi Elemen Masyarakat di Rumah Jabatan

PLT Bupati Lembata Sambut Aspirasi Elemen Masyarakat di Rumah Jabatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ads

Tag

mostbet mostbet UZ Sastra
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman
  • Kontak

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

No Result
View All Result
  • Home
  • Polkam
  • Internasional
  • National

Copyright @ 2020 Warta-nusantara.com, All right reserved

Login to your account below

Forgotten Password?

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In