Sumur Bor 83 Meter dari AirNav Hadir di SDI Hamahena, Bupati Lembata Minta Dirawat dan Dimanfaatkan LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Kesulitan air bersih yang selama ini dialami SDI Hamahena, Desa Waimatan, Kecamatan Ile Ape Timur, Kabupaten Lembata, akhirnya mendapat solusi. AirNav Indonesia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) 2026 membangun sumur bor sedalam 83 meter untuk mendukung lingkungan pendidikan yang sehat dan berkelanjutan. Bupati Lembata Petrus Kanisius Tuaq meresmikan, ditandai dengan pemukulan gong tiga kali dan bersama Kepala sekolah Emanuel Tana melakukan penandatanganan berita acara serah terima air bersih tersebut di SDI Hamahena, Selasa (20/10/2026). Bantuan ini bukan sekadar menjawab kebutuhan dasar sekolah, tetapi juga membuka peluang pemanfaatan lahan pekarangan untuk mendukung program prioritas daerah, Nelayan Tani Ternak (NTT). Kepala SDI Hamahena, Emanuel Tana, mengatakan perjuangan memperoleh bantuan bermula saat tim AirNav Indonesia Cabang Surabaya mengunjungi sekolah itu pada 2024. Komunikasi kemudian terus dibangun hingga pengeboran sumur terealisasi pada September 2026. “Kalau bisa dibantu sebuah sumur bor di SDI Hamahena ini, dan terjawab di September kemarin. Kami merasa bahagia karena permintaan kami dikabulkan oleh pihak AirNav,” kata Emanuel. Ia menyebut kehadiran sumur bor mengakhiri kesulitan air bersih yang selama ini dirasakan sekolah. Emanuel berharap kemitraan dengan AirNav berlanjut untuk menjawab kebutuhan pendidikan lainnya. Ia juga meminta dukungan pemerintah daerah, termasuk fasilitasi jaringan perpipaan menuju kebun sekolah agar ketersediaan air dapat dimanfaatkan untuk kegiatan pertanian siswa. Sebagai informasi, AirNav Indonesia, yang secara resmi bernama Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI), merupakan badan usaha milik negara (BUMN) yang menjadi penyedia layanan navigasi penerbangan di Indonesia. Tugas utamanya meliputi pelayanan lalu lintas udara, komunikasi penerbangan, penyediaan informasi aeronautika untuk keselamatan penerbangan, serta dukungan informasi kedaruratan dan meteorologi penerbangan melalui koordinasi dengan instansi terkait. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lembata, Wenseslaus Ose, mengapresiasi kontribusi AirNav Indonesia. Menurut dia, penyediaan air bersih merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut sekaligus membantu pemerintah daerah memenuhi kebutuhan dasar satuan pendidikan. Bupati Kanis Tuaq meminta pihak sekolah dan para siswa menjaga sarana tersebut agar manfaatnya berlangsung dalam jangka panjang. Ia secara khusus mengingatkan pentingnya merawat mesin pompa dan mengantisipasi kerusakan dengan menyiapkan mesin cadangan jika memungkinkan. “Manfaatkan untuk kebutuhan sekolah dan pekarangan sekolah harus hijau mendukung program Nelayan Tani Ternak (NTT),” ujar Bupati Kanis. Bupati juga mendorong sekolah memanfaatkan ketersediaan air untuk mendidik siswa melalui kegiatan berkebun. Baginya, pendidikan tidak cukup berhenti pada teori di ruang kelas, tetapi perlu membentuk keterampilan dan kepedulian anak terhadap lingkungan serta pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Lembata, kata dia, akan terus berupaya membantu pemenuhan kebutuhan sekolah, termasuk sarana pendukung pembelajaran seperti papan interaktif. Ia juga mengajak AirNav Indonesia memperluas kepedulian ke sekolah-sekolah lain yang masih membutuhkan dukungan air bersih maupun fasilitas pendidikan lainnya. Peresmian tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perkimtan Simon Emi Langoday, Kepala Pelaksana BPBD Yohanes Gregorius Selang Demong, perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Plt. Camat Ile Ape Timur Kristoforus Making, Kepala Desa Waimatan Onesimus Sili, Ketua BPD Vicky Langkeru, para tokoh adat, guru, serta siswa SDI Hamahena dan SMP Negeri 3 Satu Atap Hamahena. Bagi SDI Hamahena, sumur bor sedalam 83 meter itu menjadi lebih dari sekadar fasilitas fisik. Tantangan berikutnya adalah memastikan air bersih tersebut terawat, digunakan secara berkelanjutan, dan memberi manfaat nyata bagi kesehatan, proses belajar, serta pengembangan kebun sekolah. ***(Prokompimkablembata) Post Views: 11 Navigasi pos Kepala BGN Sudaryono Janji Segera Aktivasi Dapur MBG Baru di NTT Bulan Ini