Ujian Sekolah SD di Lembata Digelar Serempak 18 Mei 2026, Soal Disusun Tim KKG

Ujian Sekolah SD di Lembata Digelar Serempak 18 Mei 2026, Soal Disusun Tim KKG

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM—  Ujian Sekolah untuk jenjang Sekolah Dasar di Kabupaten Lembata dilaksanakan serempak pada 18 Mei 2026. Pelaksanaan serentak ini berlaku untuk seluruh SD, termasuk di Kecamatan Nubatukan.

Panitia Pelaksanaan Ujian Sekolah SD Inpres 1 Lewoleba menyampaikan bahwa penyusunan soal di Kecamatan Nubatukan dilakukan secara kolektif. Soal untuk mata pelajaran umum disusun oleh tim Kelompok Kerja Guru [KKG] SD Kecamatan Nubatukan. Sementara untuk mata pelajaran Pendidikan Agama Islam, penyusunan diserahkan kepada tim KKG PAI Kabupaten Lembata.

“Kisi-kisi soal sudah disusun berdasarkan Standar Isi, Standar Kompetensi Lulusan, dan Capaian Pembelajaran,” ujar Kepala SD Inpres 1 Lewoleba.

Ia menjelaskan, tingkat kesukaran soal dibagi pada level 2 dan level 3 dengan komposisi 3:7. Artinya, 30% soal berada pada level 2 dan 70% pada level 3.

Guru di SD Inpres 2 Lewoleba menambahkan, soal yang disusun sudah memenuhi standar HOTS, terutama pada level 2 dan level 3. Menurutnya, penyebaran kunci jawaban dan penyusunan pengecoh juga sudah efektif sehingga bobot soal terukur dengan baik.

Pengawas Sekolah Tingkat Ahli Madya, Rifai Mukin, M.Pd., menyatakan pelaksanaan Ujian Sekolah di Kabupaten Lembata sudah mengacu pada Juknis Pelaksanaan Ujian Sekolah. Meski demikian, ia mengakui ada beberapa kecamatan yang belum sepenuhnya mengikuti kalender pendidikan. Hal itu disesuaikan dengan pertimbangan masing-masing sekolah dasar di wilayah tersebut.

Di sisi lain, kendala teknis muncul di Kecamatan Omesuri. Kepala SD Negeri Leuwalang, Sudarjo Abd. Hamid, M.Pd., mengeluhkan sinyal internet yang tidak stabil saat ujian daring berlangsung.

“Pelaksanaan Ujian Sekolah Daring penting untuk dievaluasi lagi,” tegasnya.

Meski ada kendala di beberapa titik, Rifai Mukin menilai secara keseluruhan pelaksanaan Ujian Sekolah 2026 di tingkat kabupaten berjalan baik. Hal yang sama juga terjadi pada jenjang SMP, SMA, dan SMK.

Pelaksanaan ujian serempak ini diharapkan dapat menjaga standar mutu dan keterukuran hasil belajar siswa SD di Kabupaten Lembata. Tandasnya

*#RAM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *