Wagub Johni Asadoma Resmikan SPKLU, Dorong Percepatan Transportasi Ramah Lingkungan Kupang, 27 Oktober 2026 KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM— Wakil Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Johni Asadoma, meresmikan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) Ultra Fast Charging pertama di Provinsi NTT yang berlokasi di halaman Kantor PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah (UIW) NTT, Selasa (27/10/2026) pagi. Kehadiran fasilitas ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat infrastruktur energi modern sekaligus mendorong percepatan penggunaan kendaraan listrik yang lebih efisien dan ramah lingkungan di Bumi Flobamorata. Wagub Johni Asadoma Resmikan SPKLU Peresmian SPKLU Ultra Fast Charging tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pengguntingan pita oleh Wakil Gubernur Johni Asadoma bersama General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT, Eko Sulistyono. Usai peresmian, Wagub Johni bersama GM PLN UIW NTT menjajal mobil listrik BYD Seal tipe sedan. Kegiatan dilanjutkan dengan mini touring yang diikuti sejumlah kendaraan listrik lainnya, termasuk kendaraan listrik merek Chery. Rombongan bergerak dari halaman Kantor PLN UIW NTT dan berakhir di Kantor Gubernur NTT. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi NTT, Viktor Manek; Senior Manager PT PLN Icon Plus SBU Bali Nusra, Anton Suprapto Adi; Manager UP NTT PT PLN Nusa Daya, Aris Suwarjadi; Direktur PT Joint Energy Indonesia, Zhang Hua Wen; Branch Manager Dealer Chery Kupang, Piere Pello; serta jajaran senior manager PT PLN (Persero) UIW NTT. Dalam sambutannya, Wagub Johni menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh insan ketenagalistrikan, khususnya keluarga besar PT PLN (Persero) UIW NTT, atas dedikasi dalam menghadirkan energi listrik bagi kehidupan masyarakat. Menurutnya, peresmian SPKLU Ultra Fast Charging pertama di NTT yang bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal, merata, berkeadilan, dan berkelanjutan. “Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT PLN (Persero) yang terus menunjukkan komitmen dalam mendukung transformasi energi dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah ini. Kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging pertama di NTT merupakan langkah maju dalam meningkatkan kualitas pelayanan kelistrikan sekaligus memperluas pilihan transportasi yang lebih modern, efisien, dan ramah lingkungan bagi masyarakat,” ujar Johni. Ia menegaskan, tantangan pembangunan ke depan tidak hanya berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana memastikan pembangunan berjalan secara berkelanjutan dengan tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Karena itu, transisi menuju penggunaan energi yang lebih bersih membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, PLN, dunia usaha, dan masyarakat. Wagub Johni menjelaskan, pengembangan kendaraan listrik tidak cukup hanya dengan mendorong masyarakat beralih dari kendaraan berbahan bakar fosil. Ketersediaan infrastruktur pengisian daya yang memadai, mudah diakses, aman, dan andal juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat. “Dalam konteks tersebut, kehadiran SPKLU Ultra Fast Charging pertama di NTT menjadi sangat penting. Fasilitas ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik, memberikan kemudahan bagi para pengguna, serta mendorong tumbuhnya ekosistem kendaraan listrik di Provinsi NTT,” katanya. Ia berharap, peresmian fasilitas tersebut tidak berhenti sebagai penambahan satu infrastruktur baru, tetapi menjadi titik awal bagi perluasan jaringan pengisian daya kendaraan listrik di berbagai wilayah NTT sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan penggunaannya. Sejalan dengan Dasa Cita: Jalan, Listrik, Rumah Layak Huni Lebih lanjut, Wagub Johni menegaskan bahwa pengembangan infrastruktur kelistrikan modern tersebut sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi NTT dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui program Dasa Cita, khususnya Dasa Cita ke-7, yakni “Jalan, Listrik, Rumah Layak Huni: Mewujudkan NTT yang Sejahtera.” Menurutnya, akses energi dan peningkatan kualitas layanan kelistrikan merupakan bagian penting dari upaya memperbaiki kualitas hidup masyarakat, memperkuat konektivitas, serta membuka peluang pertumbuhan ekonomi baru. “Kita berharap kehadiran SPKLU ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam memperkuat infrastruktur energi yang mendukung mobilitas masyarakat, membuka peluang usaha baru, dan menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” tegasnya. Ia juga menyatakan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terbuka untuk terus memperkuat sinergi dengan PLN, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong inovasi energi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan. Terkait pelaksanaan mini touring kendaraan listrik, Johni menyambut baik kegiatan tersebut sebagai sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik dan fasilitas pengisian dayanya. Menurutnya, pengalaman langsung menggunakan kendaraan listrik dapat membantu masyarakat memahami manfaat, kemudahan penggunaan, serta aspek keselamatannya dalam kehidupan sehari-hari. Ia pun mengajak masyarakat NTT agar terbuka terhadap perkembangan teknologi dan inovasi yang membawa manfaat bagi kehidupan bersama, dengan tetap mengedepankan prinsip pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. PLN Perkuat Infrastruktur Kendaraan Listrik Berdaya 120 kW Sementara itu, General Manager PT PLN (Persero) UIW NTT, Eko Sulistyono, mengatakan peresmian SPKLU Ultra Fast Charging tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas, melainkan langkah nyata PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di NTT. “Peresmian ini bukan sekadar penambahan fasilitas. Ini adalah langkah nyata PLN dalam membangun ekosistem kendaraan listrik di NTT. Kita ingin menghadirkan pelayanan yang lebih baik, lebih cepat, dan mendorong transformasi energi yang lebih bersih,” ungkap Eko. Ia menjelaskan, SPKLU tersebut menggunakan teknologi Ultra Fast Charging dengan kapasitas daya 120 kW yang memungkinkan pengisian daya berlangsung lebih cepat dan praktis dibandingkan fasilitas pengisian berdaya lebih rendah, dengan waktu pengisian aktual bergantung pada kapasitas baterai dan kemampuan pengisian kendaraan. Dengan hadirnya fasilitas tersebut, PLN berharap masyarakat, pelaku usaha, dan sektor pariwisata di NTT semakin nyaman dan percaya diri untuk menggunakan kendaraan listrik. Eko juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi NTT, khususnya Gubernur dan Wakil Gubernur NTT serta Dinas ESDM Provinsi NTT, atas dukungan dan kolaborasi dalam mendorong percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik di daerah ini. Menurutnya, sinergi antara PLN dan pemerintah daerah merupakan faktor penting untuk mempercepat pembangunan infrastruktur kelistrikan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menambahkan, pengembangan ekosistem kendaraan listrik juga menjadi bagian dari dukungan terhadap target Indonesia menuju Net Zero Emission pada 2060 atau lebih cepat, serta sejalan dengan arah Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero) 2025–2034. Dalam RUPTL tersebut, dari total rencana penambahan kapasitas pembangkit sebesar 69,5 gigawatt (GW), sekitar 76 persen atau 52,9 GW dialokasikan untuk energi baru terbarukan (EBT) dan sistem penyimpanan energi. Kebijakan ini mencerminkan arah transformasi sektor ketenagalistrikan nasional menuju sistem energi yang semakin bersih, andal, dan berkelanjutan. Eko menilai, NTT memiliki potensi energi terbarukan yang besar, terutama energi surya, yang perlu terus dikembangkan untuk mendukung transisi energi. “Pengembangan kendaraan listrik harus berjalan beriringan dengan optimalisasi energi baru terbarukan agar manfaat pengurangan emisi benar-benar dapat kita rasakan. Listrik tidak hanya menggerakkan kendaraan, tetapi juga menjadi bagian dari solusi menuju masa depan yang lebih hijau,” jelasnya. Ia menegaskan, langkah tersebut sejalan dengan agenda transformasi PLN melalui pembangunan infrastruktur kendaraan listrik, penguatan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile, serta pengembangan energi hijau yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Eko pun mengajak seluruh pemangku kepentingan, mitra usaha, dan masyarakat untuk bersama-sama memanfaatkan serta mendukung pengembangan ekosistem kendaraan listrik di NTT. Dengan diresmikannya SPKLU Ultra Fast Charging pertama ini, NTT diharapkan semakin siap mengikuti perkembangan teknologi transportasi sekaligus memperkuat fondasi transisi energi menuju pembangunan daerah yang modern, kompetitif, dan berkelanjutan. Demikian siaran pers ini dibuat untuk dipublikasikan. #IndonesiaTerang #AyoBangunIndonesia #AyoBangunNTT ***(Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT diterima Warta-Nusantara.Com Penulis: Alexander L. Raditia Foto: Dio, Windi, Grace Video: Ady Hau, Tiwi,) Post Views: 59 Navigasi pos Ndona Selatan Dalam Penantian Panjang Ketika Jalan Sulit Dijangkau dan Terang Listrik Belum Menyapa Semua Warga