Kapolres Lembata Panen Perdana Jagung, Polri Dukung Swasembada Pangan
Menurutnya, pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Lembata akan terus diperkuat melalui pendampingan dan kerja sama lintas pihak.
“Kita menarget mengelola lahan seluas 109 hektare, rencananya akan ada pendampingan dari Koperasi Gotong Royong dari Jakarta bekerja sama dengan Polda NTT untuk pemberian benih, bibit, juga pendampingan serta alat dan mesin pertanian (alsintan) untuk para petani yang CPCL-nya sudah kita daftarkan di dinas pertanian dan sementara ini masih proses untuk penerbitan CPCL-nya,” ujar Kapolres.
Ia menjelaskan, program tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Pendampingan yang diberikan nantinya mencakup penyediaan benih unggul, bantuan alsintan, hingga pembinaan teknis bagi para petani.
Kapolres Nanang juga menegaskan, jajaran Polres Lembata siap mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat maupun Polri.
“Prinsipnya, Mapolres Lembata selalu mendukung kegiatan dari Presiden sama Kapolri dari segi ketahanan pangan, juga dari segi makan bergizi gratis, juga dari segi yang lainnya,” katanya.
Kegiatan panen perdana tersebut sekaligus menjadi simbol sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendorong kemandirian pangan serta peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Lembata.
Panen perdana yang digelar Jajaran Kepolisian Resort Lembata, dilasanakan pada lahan seluas 1,5 Ha yang dikerjakan Aiptu: Agustinus Umbu Lodong, S.H selaku PS. Paur Begpal Polres Lembata.
Anggota kepolisian aktif itu sukses mendampingi kelompok Bina Tani Waikomo yang kini telah terdaftar di Kementerian Pertanian RI. ***(*/WN-01).












