Abrasi Ancam Rumah Warga Lamawalang, Akibat Talud Mandek, Dugaan Kontak Wartawan Diblokir Kadis PUPR Flotim


Namun nomor kontak wartawan yang sebelumnya masih aktif dengan tanda centang biru pada aplikasi pesan singkat berubah menjadi centang satu, disertai hilangnya foto profil saat konfirmasi lanjutan dilakukan.
Wawancara langsung dengan Dinas PUPR terkait delapan hingga sepuluh pertanyaan teknis mengenai abrasi, survei lapangan, serta alasan belum adanya pembangunan talud tidak mendapatkan jawaban terbuka hingga berita ini disusun.

Pertanyaan juga mencakup penentuan lokasi pekerjaan yang dialihkan ke titik lain di Desa Lamawalang.
Di sisi lain, pertanyaan lanjutan mengenai proses pengadaan pekerjaan talud tahun anggaran 2026 juga belum terjawab.
Paket pekerjaan yang tercatat melalui sistem LPSE mencantumkan CV Cahaya Jelly Adonara sebagai pemenang pada tahap awal, sebelum terjadi perubahan data menjadi Internal Teknik.
Perubahan data pemenang dalam sistem LPSE, mekanisme evaluasi administrasi, teknis, harga, hingga dugaan pencabutan SBU penyedia juga menjadi sorotan.
Selain itu, paket pengawasan talud yang tercatat dimenangkan pihak Internal Teknik turut dipertanyakan dari sisi transparansi proses pengadaan.
Hingga berita ini diturunkan, klarifikasi resmi dari Dinas PUPR terkait alasan teknis, mekanisme perubahan data, serta kepastian pembangunan talud di wilayah abrasi Lamawalang belum diperoleh. ***(RN-WN-01)












