Mahasiswa Prodi TEKPANG UNWIRA Terlibat Giat HARDIKNAS di Lasiana

Mahasiswa Prodi TEKPANG UNWIRA Terlibat Giat HARDIKNAS di Lasiana

KUPANG : WARTA-NUSANTARA.COM—  Memaknai Peringatan Hari Pendidikan Nasional (HARDIKNAS), 02 Mei 2026, mahasiswa program studi Teknologi Pangan, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) , Universitas Katolik Widya Mandira (UNWIRA) Kupang bersama salah satu dosennya, terlibat dalam kegiatan belajar di luar ruangan kelas, bersama anak-anak SD kelas 1 hingga kelas 6 yang berdomisili dalam wilayah RT 08 RW 03 dan RT 04 RW 02 Kelurahan Lasiana, Kota Kupang.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di pekarangan rumah salah satu warga dalam wilayah RT 08. Ketua RT 08, Janto Sela, mengemukakan bahwa kegiatan yang dilakukan di dalam wilayah RT-nya merupakan kegiatan yang baik untuk membantu anak-anak dalam dalam wilayah RT yang dipimpinnya serta anak-anak dari RT tetangga, dalam proses belajarnya.

Oplus_16908288

Kegiatan yang dilakukan di pekarangan rumah salah satu dosen Prodi Teknologi Pangan FST UNWIRA, Gerardus D Tukan, tersebut, diikuti oleh 20 anak dan dipandu oleh dua mahasiswa Program Studi Teknologi Pangan yakni: Fransiska Dua Jawa (Chika, semester 6) dan Benekditus Dicky Lopes (Diki, semester 2). Jenis kegiatan yang dilakukan yakni: pertama,  pendampingan calistung (baca, tulis, hitung) bagi anak-anak kelas 1 dan 2, dan dilanjutkan dengan menampilkan anak-anak tersebut dalam ajang kecepatan menulis tiru huruf, angka, kata serta melengapi tabel angka, dalam waktu 30 menit. Usai mengikuti kegiatan ini, setiap anak diberikan kesempatan untuk bicara lisan menceritakan perjuangan yang baru dilaluinya.

Semua anak pun berani berbicara dan mengungkapkan kesulitan yang dialami yakni pada bagian melengkapi tabel angka. Point penting dari sesi ini adalah anak-anak diberikan kesempatan untuk berbicara lisan di hadapan orang lain dan mengemukakan kesulitan belajar yang dialami.

Kegiatan kedua pada murid kelas 3, 4, 5 dan 6 adalah anak-anak diberikan kesempatan membaca salah satu naskah cerita di depan umu, dari buku Aku Suka Belajar IPA. Anak-anak peserta kegiatan, meskipun beberapa masih tampak lamban membaca, namun semuanya  tampak berani dan  senang serta bersemangat karena memperoleh kesempatan untuk maju, berdiri di depan menghadap kawan-kawannya dan memperlihatkan kebolehannya membaca di depan umum untuk didengar oleh yang lain.  Sebelum membaca, setiap mereka memperkenalkan diri (nama, asal sekolah dan kelas), serta menyampaikan pengantar tentang akan membaca bahan cerita dari buku. Di sini, aspek berani berbicara lisan dan  terstruktur pun dilatih dan ditampilkan.

Usai kegiatan baca tulis, anak-anak mengikuti kegiatan berikutnya yakni sosialisasi serta latihan mengemas produk pangan. Anak-anak dilatih mengemas kerupuk singkong untuk dijual. Kepada setiap  anak dibagikan sarung tangan serta masker. Chika dan Dicky memandu anak-anak untuk menggunakan masker dan sarung tangan serta menjelaskan fungsinya. Selanjutnya dilanjutkan dengan demonstrasi mengemas kerupuk di dalam kemasan   *** GDT)

Exit mobile version