Pembinaan Komuni Pertama di Lusikawak: Keluarga Juga Dipanggil Hidup dari Ekaristi LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM— Persiapan Komuni Pertama bukan hanya tanggung jawab anak, tetapi juga panggilan bagi seluruh keluarga untuk menghidupi Ekaristi di rumah. Hal ini ditekankan dalam kegiatan Bimbingan dan Penyuluhan Agama Katolik bagi 16 orang tua calon penerima Komuni I di Gereja St. Wilhelmus Lusikawak, Minggu (2/8/2026). Kegiatan yang diinisiasi Ketua Dewan Stasi Lusikawak, Daniel Kuma, S.Pd., dan dipandu oleh Penyuluh Agama Katolik Kemenag Kabupaten Lembata, Apolonius Ado Atawuwur, S. Fil., M. Th., mengusung tema “Penghayatan Ekaristi dalam Keluarga Katolik”. Para orang tua diajak menghidupkan Ekaristi tidak hanya di altar, tetapi juga dalam doa bersama, pengampunan, pelayanan, dan keteladanan hidup di rumah. Sebab keluarga adalah Gereja Rumah Tangga (Ecclesia Domestica) tempat iman anak pertama kali dibentuk. Di akhir pembinaan, muncul pertanyaan reflektif: bukan lagi “Apakah anak saya siap?”, tetapi “Apakah keluarga saya siap menerima Kristus dan diubah oleh-Nya?” Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Asta Protas Kemenag dalam penguatan pendidikan keagamaan nonformal. Diharapkan, keluarga-keluarga yang hidup dari Ekaristi menjadi fondasi Gereja dan kesaksian iman bagi masyarakat. #RAM Post Views: 19 Navigasi pos Gubernur Melki : Gereja Mitra Strategis Membangun SDM dan Ekonomi Masyarakat NTT