Pemkab Sikka Mantapkan Perencanaan Pemulihan Pascagempa, Bupati JPYK Tekankan Bantuan Tepat Sasaran dan Transparan Maumere, 24 September 2026 SIKKA : WARTA-NUSANTARA.COM— Setelah penetapan Status Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana Gempa Bumi Tektonik selama 90 hari ke depan, Pemerintah Kabupaten Sikka langsung melaksanakan Rapat Evaluasi Penyerapan Dana Bantuan Presiden (Banpres) dan persiapan pelaksanaan program kegiatan. Rapat evaluasi tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago (JPYK) di Ruang Rapat Kantor Bupati Sikka, Jalan Ahmad Yani Maumere, Kamis (24/9/2026). “Penanganan dampak bencana membutuhkan perencanaan yang matang dan harus disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata JPYK saat membuka rapat. JPYK menegaskan, Pemerintah Kabupaten Sikka harus memperkuat koordinasi dengan kementerian terkait agar bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan tidak tumpang tindih. Setiap kebutuhan yang diusulkan harus disesuaikan dengan kondisi nyata di lapangan. “Bantuan tidak cukup hanya berorientasi pada pengadaan barang, tetapi harus melihat kebutuhan masyarakat secara menyeluruh. Karena itu, pendataan dan penentuan prioritas menjadi bagian penting sebelum program dilaksanakan,” tegas JPYK. Selain penanganan kebutuhan masyarakat, rapat juga menekankan perhatian pada sektor pendidikan. Sekolah-sekolah yang terdampak perlu dipetakan dan ditentukan berdasarkan tingkat kebutuhan. Pelibatan sekolah dalam gerakan solidaritas juga diharapkan dilakukan secara terkoordinasi sehingga tidak menimbulkan ketimpangan. Lebih lanjut, Bupati JPYK menekankan pentingnya kesiapan dukungan logistik. “Sejumlah kebutuhan, seperti ketersediaan air, kendaraan dan sarana transportasi, termasuk jalur penyeberangan, perlu diperhitungkan sejak awal untuk mendukung kelancaran distribusi bantuan,” ujarnya. Terkait perbaikan rumah warga yang rusak, rapat menetapkan bantuan akan disesuaikan dengan tingkat kerusakan. Besaran bantuan akan ditetapkan berdasarkan kategori kerusakan dan ketentuan yang berlaku. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan masyarakat terdampak sekaligus memastikan penggunaan bantuan pemerintah berlangsung secara tepat, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Pemerintah daerah selanjutnya akan mempersiapkan tahapan-tahapan pelaksanaan, melakukan pendataan lebih lanjut, serta memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pihak terkait sebelum program dijalankan. Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi, Plt. Sekda Kabupaten Sikka Margaretha Movaldes Da Maga Bapa, para asisten, staf ahli, dan pimpinan perangkat daerah lingkup Pemerintah Kabupaten Sikka. ***(Diskominfo SIKKA/PelitaDesa/WN-01) Post Views: 22 Navigasi pos Tiga Tahun Berturut NTT Kembali Dinobatkan sebagai Provinsi Berkinerja Terbaik TP2DD Nusampua Disambut Tangis Haru Masyarakat Desa Benu Takari, Kapolda NTT Resmikan Sumur Bor di Desa Benu