@sorotan
๐ท๐ฌ๐น๐บ๐ฌ๐ฉ๐จ๐ป๐จ ๐ซ๐จ๐ต ๐ณ๐จ๐ด๐จ๐ญ๐จ ๐ท๐ฌ๐ต๐ซ๐ฐ๐จ๐ด..
Oleh : Robert Bala

LEMBATA : WARTA-NUSANTARA.COM– Pesebata telah mengukir sejarah baru untuk persepakbolahan NTT di liga 3. Meski belum sampai ke liga 2 apalagi liga 1, tetapi ini sudah berarti sekali. Hanya berandalkan tekad, kesebelasan yang dijuluki โ๐บ๐๐๐๐๐ ๐ฐ๐๐๐ ๐ท๐๐๐โ itu bisa melenggang begitu jauh.
Seperti saat Bintang Timur Atambua (BTA) menjuarai EMTC, penulis dengan ringan tangan menulis tentangnya. Kini setelah Perseftim terjegal di 64 besar dan BTA juga gugur dengan angka telak di 32 besar, kini Lembata bahkan melewati 16 besar dan memasuki 8 besar. Ia pantas disanjung. Tentu bukan karean saya berasal dari sana.
Yang jadi pertanyaan, nilai apa yang membuat Persebata melangkah begitu jauh?
Salah satu kuncinya barangkali karena ๐ฉ๐ซ๐ข๐ ๐๐๐ฆ๐๐๐ญ๐ ๐ข๐ญ๐ฎ ๐ฉ๐๐ง๐๐ข๐๐ฆ. ๐ถ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ (katanya) ๐๐๐๐๐. Hal itu terbukti. Pada EMTC 2022. Banyak yang mengira penampilannya sebagai โrunner upโ, sebuah kebetulan karena di kampung sendiri. Tetapi di EMTC 2025, ia hadir konsisten dan setia untuk terus prestasi. Ia belum jadi juara tetapi konsisten pada kesetiaan berprestasi dengan kembali menjadi runner up.
Kesetiaan pria Lembata terekspresi dalam diri Lamafa. Ia tahu, ia berada di posisi terdepan untuk menikam buruannya, paus. Tetapi peran utama itu tidak harus disertai kepastian memperoleh buruan. Kadang kecewa dan kegagalan menghantui. Namun ia tetap setia untuk menghadap laut, karena bersama semua matros, mereka semua adalah โlefa alepโ, pemilik laut dan harus kembali ke sana. Setia sang ‘lefa alep’.
Ketika menjadi runner up di EMTC Lembata, kritikan mengarah kepadanya tidak membuatnya memaksa diri berbicara seperti jemari medsos yang suka membalas. Terhadap hujatan karena kalah hanya kepada sebuah club (BTA), ia tidak bicara mencela apalagi menganggapnya rendah. Ia memilih diam dan berbicara dalam tindakan. Inilah tipilkal pria Persebata yang tidak mau campur tangan. Ia memilih respek kepada pemenang. Kalau pun ada kejelekan yang bisa diumbar, ia memilih menyimpan rahasia itu dalam hatinya. Si pendiam penyimpan rahasia.
Itulah pria Lembata, seperti Lamafa yang ketika mulai melaut ia mengambil tali โleoโ dalam diam. ๐ฐ๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐) ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐.
Pria Lembata yang pendiam juga tidak cerewet dan tidak suka mengeluh. Ia terbiasa berjalan kaki dari kampung ke kampung tanpa mengeluh akan beratnya perjuangan. Untuk keluar dari kabupatennya ia harus melewat laut yang ganas. Ia tidak mengeluh dengan ombak karena tahu bahwa gulungan ombak justru menjadi bak ayunan naik turun yang memberi ritme pada kehidupan.
Apakah dengan demikian pria Lembata tidak mengeluh? Ya ia bisa mengeluh tetapi ia ungkapkan dalam hal-hal yang dianggapnya penting saja. Dengan logat nagi yang digoreng jadi logat Lewoleba ia hanya bilang: ๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐. Saat bermain bola ia tidak mengeluh akan lawan yang lebih hebat. Ia tunjukkan bahwa kemenangan diperoleh oleh kekompakan dan konsisteni tim dan bukan kepincut oleh lawan.
Inilah pria Lembata. Seperti Lamafa ia tidak menghindari angin dan ombak. Ia justru menjemput ombak agar perahu layarnya bisa bergerak cepat. Ia tidak mendoakan agar tidak ada tangan tetapi malah mengundang tantangan dan angin dalam doa nan ikhlas: ๐ถ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ (๐โ ๐๐๐ข๐๐๐ ๐๐๐ข๐ก๐๐, โ๐๐๐๐ข๐ ๐๐๐๐๐โ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐). Lelaki Lembata menghadang badai. Ia ibarat layang-layang yang cari badai karena dengannya ia terbang tinggi, melampaui badai malah.
๐ง๐ฒ๐ป๐ฎ๐ป๐ด, ๐ง๐ถ๐ฑ๐ฎ๐ธ ๐๐บ๐ผ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ฎ๐น
๐ณ๐๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐. ๐ฐ๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐. ๐ฐ๐ ๐๐๐๐๐-๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐. Kalaupun ada emosi yang terkuaras oleh pergulatan mati-hidup, sang Lamafa tidak merasa kesendirian. Ia justru meyerahkan persoalan kepada tim secara khusus ๐น๐ฎ๐บ๐ฎ ๐๐ฟ๐ถ (๐ท๐๐ฟ๐ ๐บ๐๐ฑ๐ถ) yang ada di belakangnya. Ia mengendalikan arah peledang dan karena itu ia perlu percayakan keselamatannya pada rekan matros dan terutama ๐น๐ฎ๐บ๐ฎ ๐๐ฟ๐ถ.
Dalam tim sepak bola, keyakinan pada pemain belakang merupakan salah satu cirinya. Persebata terkenal dengan pertahanan yang tangguh dengan kematangan dan ketenangan hal mana hanya bisa ditemukan dalam tim besar sekelas Barcelona. (๐๐๐ฆ๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ข๐ก ๐ก๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐ข๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐ ๐ก๐๐ก๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐ฆ๐ ๐๐๐ ๐ ๐ต๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐). Kematangan itu hanya mungkin dimiliki pria pendiam dan tenang.
Kalau pun ada ‘sedikit’ emosi, itu pasti datang dari gadis-gadis Lembata yang tidak rela saudaranya ‘diiniin’. Ia akan teriak histeris sambil bilang: “๐จ๐๐ ๐๐๐, ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐”, itulah seruannya kepada lawan yang justru emosi terhadap Persebata.
๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐. Berhadapan dengan buruan paus yang memberontak setelah tertikam Lamafa, semua yang berada di peledang tak jarang terancam nyawanya. Perahu diarahkan sesuai kemauan paus dan bukan belokkan dari lama uri (juru mudi).
Dalam kondisi yang menegangkan tidak ada pilihan selain mengedepankan kepala dingin. Masalah bila ditanggapi dengan emosi menyala, hanya akan menambah persoalan. Hal itu tidak dikehendaki pria Lembata dalam arena permainan. Ketika berhadapan dengan Perse Ende (21/3/25), justru Persebata mengalahkan Perse di menit ke-118. Itu hanya terjadi dengan orang yang berkepala dingin dan hal itu ditunjukkan oleh Persebata.
Jadi apakah Persebata itu seperti Lamafa? Bisa saja dianggap berlebihan. Figur Lamafa dianggap terlalu unggul, berani, dan sakral, melampaui banyak orang yang mengategorikan dirinya sebagai pahlaman di Lembata.
Tetapi ketika teriakan โBaleo-Baleoโ, terhadap tim yang dikenal sebagia โSembur Ikan Pausโ, maka julukan itu bisa diterima. Ia diterima dan malah kini diakui perjuangannya setelah mematerikan dirinya dalam 8 besar dan pantas maju ke Liga 3 sepak bola Indonesia. ๐ฐ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐ท๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐. Tetapi sanjungan ini tidak membuatnya sombong dan โpenua golokโ alias omong tinggi tentang dirinya. Ia justru memilih diam dan seperti Lamafa, yang ia lakukan hanya menunggu waktu untuk โtikamโ mangsa berikutnya.
Itulah ๐๐๐๐ ๐ณ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐. ๐ณ๐๐๐๐ ๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐.
Tim sepak bola kenamaan mulai tahu bahwa si pendiam itu berbahaya. Saat orang lain beristirahat dan lengah, ia menyerang dan menikam. Ia pantas disebut โ๐๐ต๐ฒ ๐พ๐๐ถ๐ฒ๐ ๐บ๐ฎ๐ปโ ๐ฝ๐ฟ๐ถ๐ฎ ๐ฝ๐ฒ๐ป๐ฑ๐ถ๐ฎ๐บ hal mana diungkapkan oleh kata bijak berikut: ๐ฉ๐๐๐๐๐ ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐. ๐ญ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐, ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ . ๐จ๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐, ๐๐ ๐๐๐๐๐. ๐จ๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐โฆ ๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐ (๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐โ ๐ก๐๐โ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐ ๐ฆ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐. ๐พ๐๐๐๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐ก๐. ๐ท๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐๐๐๐๐ ๐๐๐๐ ๐๐๐๐ก๐๐๐๐๐, ๐๐๐ ๐๐๐๐๐๐๐๐๐. ๐ท๐๐ ๐ ๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐ ๐๐โ๐๐๐๐ฆ๐ ๐๐๐๐๐ ๐ก๐๐๐โ๐๐ก… ๐๐๐ ๐๐๐๐ฆ๐๐๐๐๐).
Sanjungan ini tidak untuk mewajibkan Persebata harus menang. Ini hanya respek akan usaha yang sudah dilakukan dan telah mengantarnya sampai kini. Ke depannya, tentu hanya harapan sekaligus waspada dan terus berlatih untuk lawan siapapun. Di tangan โsi pendiamโ, segalanya bisa terjadi dan hal itu sudah dibuktikan.
Robert Bala. Pendiri SMA Sko San Bernardino- Ketua Yayasan Koker Niko Beeker.












